Sinergi Lintas Benua: PGMI UIN Mataram dan Universitas Taliara Madagaskar Gelar Sidang Skripsi Bersama
Sinergi Lintas Benua: PGMI UIN Mataram dan Universitas Taliara Madagaskar Gelar Sidang Skripsi Bersama
(Dokumentasi Pribadi)
MATARAM – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Mataram kembali mencatatkan sejarah baru dalam penguatan jejaring akademik global melalui pelaksanaan Sidang Munaqasyah kolaborasi internasional. Pada hari Senin, 27 April 2026, suasana akademik di lingkungan FTK UIN Mataram terasa berbeda dengan hadirnya penguji dari benua Afrika untuk menguji secara langsung kualitas riset mahasiswa. Langkah strategis ini menjadi bukti nyata komitmen PGMI UIN Mataram dalam meningkatkan rekognisi internasional dan memperluas cakrawala pendidikan melampaui batas geografis.
Mahasiswa yang menempuh ujian dalam momentum bersejarah ini adalah Baiq Mutiara Alika Nirmala. Di hadapan dewan penguji lintas negara, ia berhasil mempertahankan skripsinya yang berjudul “Pengembangan Modul IPA Berbasis Proyek Terintegrasi Nilai-Nilai Islam untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas V SDIT Darul Quran Lombok Tahun Pelajaran 2025/2026”. Penelitian ini menarik perhatian besar karena dinilai sangat solutif dalam menggabungkan metode Project Based Learning (PjBL) dengan nilai-nilai spiritualitas, sebuah inovasi yang sangat relevan untuk menunjang kompetensi sains sekaligus memperkuat karakter religius siswa di sekolah dasar Islam.
(Dokumentasi Pribadi)
Kualitas akademik sidang ini diperkuat dengan kehadiran dewan penguji yang sangat kompeten di bidangnya. Bertindak sebagai Penguji I adalah Dr. Ralaviao Hanginiaina Emynorane, M.Pd.MBA. dari Universitas Negeri Taliara, Madagaskar. Beliau memberikan perspektif global mengenai standarisasi kreativitas siswa serta memberikan tinjauan manajerial pendidikan yang komprehensif. Sementara itu, posisi Penguji II diisi oleh pakar dari internal kampus, Dr. Alwan Mahsul, M.Pd. dari UIN Mataram, yang memberikan penguatan mendalam terkait metodologi penelitian serta implementasi pedagogis yang tepat pada lokus penelitian di SDIT Darul Quran Lombok.
Selama jalannya sidang yang berlangsung secara dinamis, Dr. Ralaviao Hanginiaina Emynorane memberikan apresiasi tinggi terhadap kemampuan Baiq Mutiara dalam menyusun modul IPA yang tidak hanya fokus pada pencapaian kognitif, tetapi juga aspek afektif melalui integrasi nilai agama. Senada dengan hal tersebut, Dr. Alwan Mahsul menekankan bahwa pelibatan penguji dari Madagaskar merupakan bagian dari upaya prodi untuk memastikan bahwa riset mahasiswa lokal memiliki standar ilmiah yang diakui secara internasional. Diskusi yang hangat antara penguji dan mahasiswa menunjukkan adanya pertukaran gagasan yang kaya antara perspektif pendidikan di Indonesia dan Madagaskar.
(Dokumentasi Pribadi)
Keberhasilan sidang kolaborasi ini menjadi tonggak penting bagi PGMI FTK UIN Mataram dalam memperkokoh posisi di kancah Global South Cooperation. Melalui pencapaian Baiq Mutiara Alika Nirmala, universitas berharap dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus melahirkan karya-karya inovatif yang mampu bersaing di level dunia. Sidang ditutup dengan penuh khidmat, menandai kesuksesan sinergi akademik lintas benua yang diharapkan dapat berlanjut dalam bentuk kolaborasi riset dan pertukaran ilmu pengetahuan di masa yang akan datang.